Bersamamu adalah hal paling mustahil sekaligus ajaib untuk terjadi. Aku tak pernah yakin akan menjadi takdirku. Bukan menyerah, namun logikalah yang bicara, untuk tak terus-menerus menggila.
Bagaimana pun inginku memintamu dalam doa, aku berhenti pada kata 'semoga kau baik-baik saja'. Sungguh, harapan sederhana, namun terasa menyakitkan.
Rupanya, aku belum benar-benar sembuh dari mengikhlaskanmu....
Komentar
Posting Komentar