Sepasang kata terlontar darimu: "menyesal dan bersyukur"
Atas apa-apa yang kita rasakan, sekarang
Bahkan, sekadar duduk di hadapanmu saja membuatku bingung
Segala rencana di kepala seketika lebur
Aku telah berkata jujur
Akan kegilaan beberapa hari ini
Bagimu, barangkali terasa tak masuk akal
Bagiku, lebih pantas dibilang tidak bernalar
Tolong sebut namaku dalam doamu
Agar hati ini kembali membaik
Sungguh-sungguh ku memohon
Setidaknya Tuhan mendengar doa yang sama dari sepasang manusia
Bukan lantaran aku saja yang kuat berharap
Menyesal dan bersyukur, dua hal yang juga kurasakan.
Percayalah, melihatmu tanpa tendensi rasa apa pun
Adalah keinginan terbesarku: sekarang!
Ditulis, 21 Oktober 2024
Tambung, 15:10 WIB
Komentar
Posting Komentar