Langsung ke konten utama

Cengkrama Siluet



Sepasang siluetmu dan dia duduk di sudut taman

Mengangkat segelas lemon tea dan bersulang

Merayakan kerelaan

Mempermalukan diri sendiri di masa lalu

Mengapa bisa sebodoh itu?


Sepasang siluetmu dan dia saling berjabat tangan

Bertukar gelas dan bersulang

Merelakan perpisahan 

Kalian saling menepuk pundak

Menguatkan diri sendiri di masa kini

Mengapa bisa sekuat itu?


Dia bilang, aku mencintaimu dan memaafkan

Kau bilang, aku mencintaimu dan memaafkan 

Kalian sama-sama bilang, 'Mari pulang!'

'Cengkrama kita sudah selesai'. 


Ditulis, 17 Oktober 2024

Tambung, 04:49 WIB

Komentar