Langsung ke konten utama

Kita Bicarakan Selamanya

Aku tidak berjanji menyertaimu sampai akhir, barangkali dirikulah yang meninggalkanmu lebih dulu nanti. Namun, mari kita saling membicarakan apa pun selagi mampu menikmatinya bersama. Menjadi pendengar yang sabar satu sama lain. 

Alasanku memilihmu dulu bukan sekadar karena cinta, bukan karena momentum indah yang dilalui berdua. Keyakinanku terlahir dari hati. Aku percaya, kamu mampu menggenggamku dalam situasi apa pun. Mari kita saling memeluk selagi mampu melampaui segalanya bersama. 

Masa-masa sulit ini, ketidakmudahan ini, semuanya. Mari kita bicarakan selamanya, semampu kita masih dapat bersama. 


Tambung, 03:40 WIB

Komentar